MalinauTerkini – Struktur ketenagakerjaan Kabupaten Malinau pada 2025 mengalami pergeseran penting. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan peningkatan partisipasi angkatan kerja, terutama dari kelompok perempuan, yang berdampak pada naiknya tingkat pengangguran terbuka.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik, tingkat pengangguran terbuka Malinau pada 2025 tercatat sebesar 3,42 persen. Angka ini naik dibandingkan 2024 yang berada di level 3,10 persen.
Kepala BPS Malinau, Yanuar Dwi Cristyawan menjelaskan, kenaikan pengangguran tersebut tidak mencerminkan pelemahan ekonomi, melainkan meningkatnya jumlah penduduk yang masuk ke pasar kerja.
“Angkatan kerja di Malinau meningkat, terutama perempuan yang angkatan kerjanya juga meningkat dan signifikan,” ujarnya dalam rilis statistik akhir 2025.
Menurut BPS, tidak seluruh tambahan angkatan kerja perempuan tersebut langsung terserap oleh pasar kerja. Kondisi inilah yang mendorong kenaikan pengangguran secara agregat.
Menariknya, pada saat yang sama, tingkat pengangguran laki-laki justru mengalami penurunan. Artinya, tambahan pengangguran di Malinau pada 2025 lebih banyak berasal dari kelompok perempuan.
“Di saat pengangguran secara umum meningkat, pengangguran laki-laki justru menurun. Jadi kenaikan ini disumbang oleh pengangguran perempuan,” jelas Yanuar.
Meski demikian, BPS menegaskan bahwa Malinau masih berada dalam kategori full employment. Sejak 2022, tingkat pengangguran di daerah ini konsisten berada di bawah 4 persen selama empat tahun berturut-turut.
“Untuk Malinau, kondisi ini menunjukkan angkatan kerja yang ada masih diberdayakan dengan baik untuk pembangunan,” katanya.
Data tersebut dinilai menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah, khususnya dalam merancang kebijakan ketenagakerjaan yang lebih responsif terhadap meningkatnya partisipasi kerja perempuan.

Maya adalah jurnalis MalinauTerkini.com yang meliput isu-isu pemerintahan, kecelakaan lalu lintas, layanan publik, dan dinamika sosial masyarakat di Malinau, Kalimantan Utara. Sejak bergabung pada 2022, ia aktif melakukan peliputan langsung dari lapangan dan menyajikan laporan yang akurat serta terverifikasi.


