MalinauTerkini.com– Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malinau merilis laporan “Keadaan Angkatan Kerja Kabupaten Malinau 2025” yang menunjukkan dinamika baru di pasar kerja lokal. Meski jumlah pengangguran mengalami kenaikan, kondisi ketenagakerjaan di Malinau dinilai masih berada dalam level aman atau mendekati kategori full employment.
Tren Pertumbuhan Angkatan Kerja
Pada tahun 2025, jumlah penduduk usia kerja di Malinau mencapai 66.358 jiwa. Dari angka tersebut, jumlah angkatan kerja melonjak 6,3 persen menjadi 50.779 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 47.789 jiwa. Kenaikan signifikan juga terlihat pada Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang naik dari 73,23 persen menjadi 76,52 persen. Menariknya, partisipasi perempuan meningkat tajam hampir 6 poin persentase menjadi 63,74 persen.

Pengangguran Malinau Naik 0,32 persen
Secara statistik, jumlah penganggur di Malinau meningkat sekitar 17,2 persen, dari 1.481 orang menjadi 1.735 orang. Hal ini menyebabkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) naik tipis dari 3,10 persen menjadi 3,42 persen.
Kepala BPS Malinau, Yanuar Dwi Cristyawan, menjelaskan bahwa kenaikan ini bukan disebabkan oleh gelombang PHK, melainkan karena banyaknya lulusan baru (SMA dan Perguruan Tinggi) yang baru masuk ke pasar kerja dan belum terserap sepenuhnya.
“Secara teori, TPT di kisaran 3–4 persen masih tergolong wajar dan menunjukkan kondisi ekonomi yang sehat,” ujarnya.

Struktur Lapangan Kerja dan Kualitas SDM
Sektor jasa-jasa kini menjadi penyerap tenaga kerja terbesar (43,50 persen), bersaing ketat dengan sektor pertanian (43,48 persen), diikuti sektor manufaktur (13,03 persen). Terjadi pergeseran di mana penyerapan sektor pertanian menurun, sementara sektor jasa dan manufaktur terus tumbuh.
Dari sisi kualitas, tantangan besar masih membayangi karena 30,29 persen penduduk bekerja merupakan lulusan SD ke bawah. Sementara itu, lulusan universitas baru mencakup 17,42 persen dari total penduduk yang bekerja.
Rekomendasi Kebijakan
BPS berharap data ini menjadi acuan bagi Pemerintah Kabupaten Malinau untuk fokus pada:
-
Pelatihan Kerja: Khususnya bagi lulusan baru (fresh graduates) agar lebih cepat terserap pasar kerja.
-
Pemberdayaan Perempuan: Mengakomodasi lonjakan partisipasi perempuan dalam angkatan kerja.
-
Sinergi OPD: Memperkuat kolaborasi lintas dinas untuk menciptakan lapangan kerja yang sesuai dengan latar belakang pendidikan masyarakat lokal.

Andin Eka Mulandari adalah jurnalis yang berbasis di Malinau, Kalimantan Utara. Dengan pengalaman 5 tahun meliput dinamika lokal, ia berfokus pada isu ekonomi, kebijakan fiskal dan birokrasi penmerintah didukung studinya di Strata 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas. Berkomitmen menyajikan berita akurat dan berimbang bagi masyarakat Bumi Intimung


