MalinauTerkini.com – Kabar gembira bagi masyarakat Bumi Intan, pemerintah daerah kembali mengalokasikan anggaran besar untuk program subsidi angkutan Malinau melalui jalur perairan. Program ini menjadi solusi nyata untuk menjaga keterjangkauan biaya transportasi di wilayah Kalimantan Utara.
Melalui skema Belanja Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Sungai Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan konektivitas antar-kecamatan dan antar-kota tetap terjaga. Hal ini sangat krusial mengingat jalur sungai masih menjadi urat nadi utama bagi mobilitas warga dan distribusi logistik.
Rincian Anggaran SOA Sungai Malinau 2026
Berdasarkan data resmi, total pagu anggaran yang disiapkan untuk subsidi angkutan Malinau jalur sungai tahun 2026 mencapai Rp3.600.000.000 (Tiga Miliar Enam Ratus Juta Rupiah). Dana ini bersumber dari APBD 2026 yang dikelola oleh Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam.
Dana jumbo tersebut dialokasikan untuk menyubsidi biaya perjalanan penumpang di 10 rute strategis serta pengiriman barang pokok di 6 rute pedalaman. Dengan adanya SOA sungai Malinau ini, pemerintah berharap stabilitas ekonomi di wilayah hulu dapat terus terjaga dari dampak inflasi.
Subsidi Angkutan Speedboat Malinau – Tarakan (PP)
Salah satu poin yang paling dinantikan masyarakat adalah kelanjutan subsidi untuk rute tersibuk, yaitu Malinau – Tarakan (PP). Jalur ini merupakan akses utama warga untuk urusan medis, pendidikan, hingga bisnis menuju kota pelabuhan Tarakan.
Melalui program subsidi angkutan Malinau 2026, rute ini dipastikan masuk dalam daftar prioritas. Hal ini senada dengan program tahun sebelumnya di mana tiket speedboat Malinau-Tarakan kini lebih murah berkat intervensi pemerintah daerah.
Dengan subsidi ini, harga tiket dapat ditekan secara signifikan sehingga tidak memberbankan kantong masyarakat umum, pelajar, maupun pelaku UMKM yang sering hilir mudik di jalur ini.

Daftar Lengkap 10 Rute Penumpang SOA Sungai
Selain rute Malinau-Tarakan, program SOA sungai Malinau 2026 mencakup rute-rute penting lainnya menuju wilayah pedalaman:
-
Pelita Kanaan – Long Berang (PP)
-
Tanjung Selor – Long Pujungan (PP)
-
Tanjung Selor – Long Alango (PP)
-
Malinau – Tarakan (PP) Rute Speedboat
-
Long Pada – Rian Tubu (PP)
-
Long Pada – Long Titi (PP)
-
Long Pada – Long Nyau (PP)
-
Long Pada – Long Ranau (PP)
-
Long Metut – Long Lake (PP)
-
Long Metut – Long Jalan (PP)

Rute Angkutan Barang untuk Kebutuhan Logistik
Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada distribusi sembako. Berikut 6 rute subsidi angkutan Malinau untuk kategori barang:
-
Long Pada – Long Ranau
-
Long Pada – Rian Tubu
-
Long Pada – Long Nyau
-
Long Pada – Long Titi
-
Long Metut – Long Lake
-
Long Metut – Long Jalan
Program ini akan dikerjakan melalui mekanisme kerja sama dengan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) melalui proses pengadaan transparan guna memastikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Andin Eka Mulandari adalah jurnalis yang berbasis di Malinau, Kalimantan Utara. Dengan pengalaman 5 tahun meliput dinamika lokal, ia berfokus pada isu ekonomi, kebijakan fiskal dan birokrasi penmerintah didukung studinya di Strata 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas. Berkomitmen menyajikan berita akurat dan berimbang bagi masyarakat Bumi Intimung


