MalinauTerkini.com – Harapan warga punya jalan protokol yang nyaman akhirnya terwujud dengan terangnya lampu jalan (LPJU).
Sayangnya, fasilitas ini malah bikin “gatal” tangan para pemburu kecepatan. Bukannya pulang ke rumah, 18 remaja di Malinau justru harus mengakhiri malam minggu mereka di kantor polisi.
Sejumlah ruas jalan poros Malinau dari Simpang Pelabuhan sampai Pulau Betung terpantau jadi lokasi favorit baru buat adu nyali.
Kondisi aspal yang mulus dan terang benderang malah dimanfaatkan buat balap liar saat warga sedang terlelap.

Disergap di Depan Bandara
Satlantas Polres Malinau bergerak cepat pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. Operasi penertiban ini dipusatkan di Jalan Raja Pandita, tepatnya di area depan Bandara Malinau Kota.
Tak bisa berkutik, sebanyak 18 remaja dan 10 unit kendaraan langsung diamankan petugas.
Biar kapok, mereka diminta “jalan santai” sambil menuntun motor masing-masing menuju Mako Polres Malinau sebagai sanksi sosial.
Sanksi Tegas dan Sidang Bulan Depan
Kasat Lantas Polres Malinau, Iptu Dhea Gustriwidya Ningrum, menyatakan bahwa tindakan ini diambil demi menjaga ketertiban umum.
“Fokus kami adalah balap liar yang dilakukan remaja. Selain penilangan, kami berikan sosialisasi soal bahaya aksi ini dan penggunaan knalpot brong,” jelas Iptu Dhea.
Nah, buat yang motornya terjaring, siap-siap saja bersabar. Kendaraan mereka bakal menginap di Mapolres Malinau sampai jadwal sidang pada 27 Februari 2026 nanti.

Warga Cemas Keselamatan Jalan Poros Malinau
Keresahan warga memang bukan tanpa alasan.
Rusdi, warga Malinau Kota, menyebut suara mesin yang melengking di dini hari sangat merusak jam tidur.
”Suaranya berisik sekali, bikin orang kaget saat tidur. Selain itu, mereka juga membahayakan pengguna jalan lain yang kebetulan lewat,” tuturnya.


Maya adalah jurnalis MalinauTerkini.com yang meliput isu-isu pemerintahan, kecelakaan lalu lintas, layanan publik, dan dinamika sosial masyarakat di Malinau, Kalimantan Utara. Sejak bergabung pada 2022, ia aktif melakukan peliputan langsung dari lapangan dan menyajikan laporan yang akurat serta terverifikasi.


