Kronologi Jembatan Malinau Rusak Disenggol Dozer, Beban Dibatasi untuk Antisipasi

Jembatan Malinau Kota mengalami kerusakan pada tiang penyangga, tiang vertikal dan railing pada sisi jembatan arah Malinau Koata
Jembatan Malinau Kota mengalami kerusakan pada tiang penyangga, tiang vertikal dan railing pada sisi jembatan arah Malinau Kota

MalinauTerkini.com – Kabar mengenai rusaknya struktur utama Jembatan Malinau menimbulkan perbincangan sejak malam tadi. Urat nadi transportasi yang menghubungkan Malinau Kota dan Malinau Seberang tersebut kini dalam pengawasan ketat setelah dihantam alat berat, Sabtu (1/2/2026) sore.

Pemerintah daerah bersama kepolisian dan DPRD Malinau ltelah melaksanakan pertemuan bersama dan  melakukan koordinasi darurat untuk memastikan jembatan nasional ini tetap aman dilalui.

Bacaan Lainnya

Kronologi Hantaman Pisau Dozer

Insiden bermula saat sebuah kendaraan trailer bermuatan alat berat jenis dozer atau traktor melintas dari arah Malinau Kota menuju arah Malinau Seberang menjelang magrib. Saat berada di atas bentang jembatan, sopir trailer dilaporkan melakukan manuver penghindaran terhadap kendaraan lain yang berada di sekitar lokasi.

Deformasi pada struktur jembatan Malinau kota yang rusak disenggol Dozer
Deformasi pada struktur jembatan Malinau kota yang rusak disenggol Dozer

Nahas, ruang gerak yang terbatas membuat bagian pisau (blade) traktor yang diangkut menyenggol dan menghantam keras kerangka baja jembatan.

Benturan ini seketika merusak komponen vital penyangga jembatan yang menjadi akses tunggal antarkabupaten tersebut.

Tiga Komponen Vital Terdampak

Berdasarkan identifikasi awal di lapangan, terdapat tiga komponen struktur jembatan yang mengalami kerusakan fisik cukup mencolok. Kerusakan paling kritis terjadi pada Batang Ujung (End Post) atau tiang portal utama jembatan.

Pantauan di lokasi, pelat baja pada End Post mengalami sobekan dengan panjang berkisar antara 12 hingga 20 sentimeter. Tak hanya sobek, tiang baja tersebut juga tampak sedikit melekuk atau mengalami deformasi akibat energi benturan yang besar.

Selain tiang utama, satu batang vertikal tepat di sampingnya juga mengalami kerusakan serupa. Sementara itu, pipa sandaran (railing) pelindung pejalan kaki pada sisi wilayah Malinau Kota tampak patah dan terlepas dari penyangga aslinya.

Kapolsek Malinau Kota, Ipda Santun Siboro menjelaskan bahwa polisi telah menerima laporan dan meninjau bersama struktur jembatan terdampak bersama DPRD Malinau.

“Tadi telah dilaksanakan pertemuan bersama. Ada Wakil Ketua DPRD Malinau, ANdarias Tulak, Anggota DPRD, Pihak PU, Dishub termasuk masytrakat,” katanya.

Pertemuan darurat membahas tindaklanjut kerusakan jembatan Malinau di Mapolsek Kota, (1/2/2026)
Pertemuan cepat membahas tindaklanjut kerusakan jembatan Malinau di Mapolsek Kota, (1/2/2026)

Respon Cepat dan Tanggung Jawab Perusahaan

Menyikapi hal ini, pertemuan lintas sektor digelar di Mapolsek Malinau Kota pada Minggu (1/2/2026).

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Wakil Ketua 2 DPRD Malinau Andarias Tulak, Anggota DPRD Margaretha Sande, Kapolsek Malinau Kota, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan dan PUPR Malinau.

Pihak Perusahaan disebut menyatakan sikap kooperatif dan siap bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang terjadi.

Langkah Darurat: Pembatasan Tonase

Sebagai langkah antisipasi sementara, pemerintah dan kepolisian memutuskan untuk melakukan pembatasan beban kendaraan. Hal ini dilakukan guna mengurangi tekanan pada batang baja yang sobek sebelum perbaikan permanen dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara.

“Rencananya akan dilaksanakan pengurangan tonase atau beban kendaraan yang melintas untuk menjaga stabilitas struktur jembatan,” ungkap Rio, Mitra BPJN Pelaksana Peerawatn Jembatan Malinau.

Saat ini, insiden tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada pihak BPJN Kaltara selaku pemilik kewenangan aset.

Tim teknis diharapkan segera melakukan asesmen mendalam untuk menentukan metode perbaikan yang tepat agar keamanan pengguna jalan tetap terjamin.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas yang berjaga di lokasi jembatan.

 

Pos terkait