Seluruh penumpang dilaporkan selamat, namun insiden ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar.
Peristiwa tersebut menambah catatan kecelakaan di jalur Sungai Bahau yang dikenal memiliki jeram berarus deras dan bebatuan besar, khususnya pada kondisi air tinggi.
Kronologi Kejadian di Jeram Baru
Insiden bermula saat rombongan Kepala Desa Apau Ping yang bermalam di Pos Jeram Baru hendak melanjutkan perjalanan mudik sungai. Sebelum melintasi jeram, penumpang sempat diturunkan dan barang-barang dilangsir untuk mengurangi beban perahu.
Namun, ketika long boat mencoba menanjak jeram, mesin tiba-tiba mati. Kondisi tersebut menyebabkan perahu kehilangan daya dorong, terseret arus, mundur, lalu menghantam bebatuan besar di sisi kiri alur sungai hingga akhirnya terbalik.
Kepala Desa Apau Ping, Yakup Jalung, membenarkan kejadian tersebut.
“Waktu perahu mau naik jeram, mesin mendadak mati. Tidak bisa dikendalikan lagi, akhirnya mundur dan terbalik kena batu besar. Puji Tuhan, semua penumpang selamat,” ujar Yakup Jalung.

Sumber: fb Fendi @Nopendri Hendrik
Kondisi Penumpang dan Kerugian Material
Berdasarkan informasi dari lokasi kejadian, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Sebanyak sembilan orang yang terdiri dari anak buah kapal dan penumpang berhasil menyelamatkan diri.
- Korban jiwa: Nihil, seluruh penumpang selamat.
- Kerugian material: Dinding perahu pecah, mesin long boat tenggelam, satu unit sepeda motor serta barang bawaan penumpang hanyut dan tenggelam di dasar sungai.
- Evakuasi: Korban dievakuasi menuju Long Paliran dan Long Aran menggunakan perahu SOA penumpang yang melintas di lokasi.
Salah seorang motoris yang terlibat dalam proses evakuasi menyebutkan bahwa kondisi arus di Jeram Baru sedang tidak bersahabat.
“Air cukup besar dan arus sangat kuat. Kalau mesin tidak prima, sangat berbahaya di titik ini,” katanya.
Jeram Baru Dinilai Semakin Rawan
Laporan lapangan menyebutkan bahwa kondisi Jeram Baru (Nda’ Liang) saat ini cukup berbahaya. Selain insiden yang menimpa rombongan Kepala Desa Apau Ping, tercatat sedikitnya tiga perahu lain sempat gagal menanjak jeram, serta satu perahu mengalami kerusakan dinding akibat menghantam bebatuan.
Imbauan Keselamatan Transportasi Sungai
Masyarakat pengguna transportasi sungai, khususnya motoris long boat, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi titik-titik jeram rawan di Sungai Bahau.
- Memastikan kondisi mesin dalam keadaan layak sebelum berangkat.
- Mengurangi muatan dan melakukan langsir di jeram berbahaya.
- Mengutamakan keselamatan penumpang.
- Menunda perjalanan jika kondisi arus dinilai tidak aman.

Maya adalah jurnalis MalinauTerkini.com yang meliput isu-isu pemerintahan, kecelakaan lalu lintas, layanan publik, dan dinamika sosial masyarakat di Malinau, Kalimantan Utara. Sejak bergabung pada 2022, ia aktif melakukan peliputan langsung dari lapangan dan menyajikan laporan yang akurat serta terverifikasi.


