Libur Natal 2025: 421 Orang Mudik Melalui Bandara Malinau

Suasana di area lapor diri (check-in) Bandara Malinau yang memperlihatkan penumpang sedang berinteraksi dengan petugas di depan meja pelayanan.
Kondisi terkini di area check-in Bandara Malinau siang ini. Aktivitas keberangkatan berjalan lancar dengan petugas yang sigap melayani para penumpang yang akan melakukan perjalanan udara.

MalinauTerkini.com – Arus mudik Natal 2025 mulai terasa di Bandara Malinau. Aktivitas penerbangan mengalami peningkatan signifikan sejak sepekan terakhir, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Natal 2025.

Intisari Berita

  • Kelancaran Layanan Check-in: Proses lapor diri penumpang di area check-in terpantau berjalan tertib dengan kesiapsiagaan petugas dalam melayani keberangkatan siang hari.

  • Peningkatan Volume Penumpang: Terjadi kepadatan di ruang tunggu utama seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang jam keberangkatan.

  • Imbauan Kehadiran Lebih Awal: Mengantisipasi kepadatan di terminal, penumpang disarankan tiba lebih awal untuk memastikan kelancaran pemeriksaan dokumen dan kenyamanan perjalanan.

Berdasarkan data Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru, tercatat sebanyak 421 penumpang menggunakan jasa penerbangan selama periode 18 hingga 21 Desember 2025. Dari jumlah tersebut, 251 penumpang tercatat berangkat, sementara 170 penumpang tiba di Malinau.

Selain Malinau, penumpang juga banyak didominasi warga Krayan yang datang sebagai pasien rujukan RSUD Malinau.

Peningkatan ini menunjukkan tren kenaikan dibandingkan hari operasional normal dan diperkirakan masih akan berlanjut hingga mendekati Hari Raya Natal.

Bupati Malinau, Wempi W Mawa menyampaikan kepadatan penumpang terpantau untuk rute komersil termasuk penerbangan perintis.

“Jika kita lihat memang terjadi lonjakan. Terutama juga ke wilayah Apau Kayan. Cukup banyak warga kita yang menggunakan pesawat untuk mudik Natal tahun ini,” ucapnya, Senin (22/12).

Rute Perintis Dominasi Arus Mudik Jelang Natal

Lonjakan penumpang di Bandara Malinau didominasi oleh penerbangan rute perintis menuju wilayah pedalaman. Ini juga terjadi karena sejumlah persoalan diantaranya masalah distribusi SOA Kaltara di Krayan

Kawasan Kayan dan Apau Kayan menjadi tujuan utama masyarakat yang hendak merayakan Natal di kampung halaman.

Keterbatasan akses transportasi darat dan sungai membuat jalur udara tetap menjadi pilihan utama.

“Agak padat pak. Saya minggu lalu sudah berencana pulang. Kita harus cepat karena banyak yang mau ke wilayah mudik,” kata Clarita, Warga Kayan Hilir.

Tingginya permintaan menyebabkan sebagian calon penumpang harus menyesuaikan jadwal keberangkatan karena keterbatasan kursi.

Situasi ruang tunggu keberangkatan Bandara Malinau yang cukup padat oleh penumpang di bawah papan informasi jadwal penerbangan.
Peningkatan volume penumpang mulai terlihat di ruang tunggu utama Bandara Malinau menjelang jam keberangkatan siang. Bagi masyarakat yang akan bepergian, disarankan untuk tiba lebih awal agar proses pemeriksaan dokumen berjalan nyaman.

Penerbangan Malinau–Balikpapan Ikut Padat

Selain rute perintis, kepadatan juga terjadi pada penerbangan komersial rute Malinau–Balikpapan. Aktivitas keberangkatan dan kedatangan pesawat terpantau meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini sejalan dengan meningkatnya perjalanan warga untuk keperluan mudik, kunjungan keluarga, maupun perjalanan akhir tahun.

Puncak Arus Mudik Diprediksi 24 Desember

Pemerintah daerah memprediksi puncak arus mudik Natal akan terjadi pada 24 Desember 2025, atau sehari sebelum perayaan Natal.

Lonjakan diperkirakan masih akan terjadi seiring mendekatnya hari besar keagamaan tersebut.

Petugas di bandara terus melakukan pemantauan guna memastikan kelancaran pelayanan dan keselamatan penerbangan selama periode Natal dan Tahun Baru.