SOA Udara Malinau 2026 Beroperasi: Rp 40 Miliar untuk 7 Rute Perbatasan

SOA Udara Malinau 2026 menyediakan 3 jenis moda yakni udara, sungai dan darat
SOA Malinau 2026 menyediakan 3 jenis moda yakni udara, sungai dan darat. SOA Udara dilayani susi air tahun 2026

MalinauTerkini.com – Kabar gembira bagi masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan Bumi Intimung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam secara resmi mengoperasikan program SOA Udara Malinau untuk Tahun Anggaran 2026.

Ada 3 sektor transportasi tahun ini, Mulai dari udara, sungai hingga darat. Anggaran dan jenisnya di Artikel 3 Jenis SOA Malinau dianggarkan tahun 2026

Bacaan Lainnya

Langkah strategis ini merupakan komitmen nyata Bupati Malinau dalam memutus rantai isolasi wilayah. Dengan dimulainya operasional penerbangan subsidi ini, akses mobilitas warga dari desa ke kota dipastikan akan semakin mudah dan terjangkau.

Program SOA Udara Malinau tahun ini didukung penuh oleh alokasi anggaran fantastis senilai Rp40 Miliar. Dana yang bersumber dari APBD Kabupaten Malinau ini dibagi ke dalam tiga jenis subsidi utama yang konsisten dikawal pemerintah setiap tahunnya.

Anggaran Rp40 Miliar dan Gandeng Susi Air

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Malinau, Erly Sumiati, menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan teknis di lapangan, pemerintah kembali mempercayakan layanan kepada maskapai yang sudah berpengalaman di medan ekstrem.

“Untuk program SOA Udara Malinau tahun 2026, maskapai penerbangannya adalah Susi Air. Khusus untuk kontrak angkutan penumpang ini, anggaran yang dikelola mencapai Rp10 miliar dari total pagu yang tersedia,” ungkap Erly Sumiati kepada awak media.

Disaat yang sama, Direktur Susi Air, Nadine Pascale Kaiser mengatakan Kalimantan Utara secara khusus Malinau tak hanya bagian dari wilayah operasional, lebih dari itu menjadi wilayah mewujudkan keadilan konektivitas.

“Sebagai maskapai yang melayani rute 3T, kami memandang malinau dan kalimantan utara bukan sekedar wilayah operasional namun juga sebagai bagian penting dari misi kami dalam membuka akses dan menghadirkan keadilan konektivitas udara di indonesia,” ucapnya saat terbang perdana di Malinau.

Penggunaan maskapai Susi Air dipilih karena rekam jejaknya yang mumpuni dalam menjangkau bandara-bandara perintis dengan landasan pacu pendek di hulu sungai. Hal ini krusial untuk menjamin keselamatan dan ketepatan jadwal penerbangan bagi warga.

Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Malinau, Erly Sumiati (rompi hitam) dan Direktur Susi Air, Nadine
Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Malinau, Erly Sumiati (rompi hitam) dan Direktur Susi Air,  Nadine Pascale Kaiser

Daftar 7 Rute Utama SOA Udara Malinau 2026

Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP), layanan SOA Udara Malinau akan melayani rute Pulang-Pergi (PP) yang menjadi urat nadi distribusi logistik. Berikut adalah rute penerbangan yang mendapatkan subsidi pemerintah:

  1. Malinau – Long Ampung (PP)

  2. Malinau – Mahak Baru (PP)

  3. Malinau – Data Dian (PP)

  4. Malinau – Long Sule (PP)

  5. Malinau – Long Pujungan (PP)

  6. Malinau – Long Alango (PP)

  7. Malinau – Long Pala (PP)

Rute-rute di atas dipilih karena statusnya sebagai wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat maupun sungai, terutama saat musim kemarau atau cuaca ekstrem. Kehadiran pesawat subsidi menjadi satu-satunya tumpuan harapan masyarakat.

Dampak Ekonomi dan Sosial bagi Warga Perbatasan

Penerapan program SOA Udara Malinau tidak hanya sekadar soal transportasi, tetapi juga menyentuh aspek Sustainable Public Procurement (SPP) atau Pengadaan Berkelanjutan. Ada dua dampak fundamental yang menjadi target pemerintah:

1. Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Dengan adanya subsidi ongkos angkut, biaya logistik dapat ditekan serendah mungkin. Hal ini secara otomatis menjaga harga sembako di wilayah perbatasan tetap stabil dan tidak melonjak drastis dibandingkan harga di pusat kota Malinau.

2. Akses Layanan Kesehatan dan Pendidikan Secara sosial, program ini menjadi penyelamat bagi warga yang membutuhkan evakuasi medis darurat (medivac). Selain itu, guru dan petugas kesehatan yang bertugas di pelosok kini memiliki kepastian mobilitas untuk menjalankan tugas negara.

Bandara Malinau Kota atau Bandara Seluwing
Pemberangkatan perdana SOA Malinau 2026 melalui subsidi penerbangan di Bandara Malinau Kota atau Bandara Seluing

Harapan pada Transparansi Operasional

Pemerintah Kabupaten Malinau memberikan penekanan khusus pada transparansi pengelolaan manifes penumpang.

Mengingat anggaran SOA Udara Malinau mencapai puluhan miliar rupiah, setiap kursi yang disubsidi harus benar-benar dinikmati oleh warga yang membutuhkan.

Masyarakat diharapkan dapat memantau langsung jadwal penerbangan di bandara keberangkatan dan melaporkan jika terdapat kendala dalam pelayanan.

Dengan pengawasan bersama, diharapkan program ini berjalan mulus hingga akhir tahun anggaran 2026.

Pos terkait