MalinauTerkini.com – Prosesi Tradisi Pedang Pora menjadi penanda dimulainya kepemimpinan AKBP M. Anton Satriadi sebagai Kapolres Malinau. Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Malinau, Ny. Brigitta Anton, ia disambut jajaran Polres Malinau saat pertama kali menginjakkan kaki di Markas Komando (Mako) Polres Malinau, Senin (3/8/2026).
Rangkaian penyambutan diawali dengan pengalungan bunga, dilanjutkan jajar kehormatan, hingga Tradisi Pedang Pora yang menjadi simbol penghormatan bagi pejabat baru di lingkungan Polri.
Penyambutan dihadiri Wakapolres Malinau Kompol Yulius Heri Subroto, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, personel Polres Malinau, Aparatur Sipil Negara (ASN), pengurus Bhayangkari Cabang Malinau, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malinau.
Anton kemudian memperkenalkan dirinya sebagai putra Kalimantan yang lahir di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.
“Saya orang Kalimantan, lahir di Kota Singkawang. Kurang lebih budayanya hampir sama dengan Kalimantan Utara. Makanya saya dapat menyesuaikan,” katanya.
Ia juga memperkenalkan istrinya, Brigitta yang berasal dari Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Menggantikan AKBP Imam Irawan
AKBP M. Anton Satriadi resmi menggantikan AKBP Imam Irawan sebagai Kapolres Malinau.
Sebelumnya, Anton menjabat Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Utara. Sementara Imam Irawan yang memimpin Polres Malinau selama sekitar satu tahun empat bulan kini mendapat amanah sebagai Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Utara.
Pergantian jabatan tersebut disahkan melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Agus Wijayanto pada 31 Juli 2026.
Putra Singkawang, Besar di Kalimantan
Lahir di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, pada 26 November 1983, Anton merupakan putra daerah Kalimantan yang berasal dari suku Dayak. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005.
Di sela kesibukannya sebagai anggota Polri, Anton terus menempuh pendidikan hingga meraih gelar doktor. Ia menyelesaikan pendidikan S-1 di Universitas Bhayangkara Raya Jakarta pada 2013, S-2 di Universitas Tanjungpura pada 2018, S-3 pada 2025, serta mengikuti pendidikan Sespimmen Polri pada 2023.

Meniti Karier dari Perwira Muda
Perjalanan karier Anton dimulai setelah lulus Akpol pada 2005. Pada 2006 ia dipercaya sebagai Kepala SPK, kemudian Kanit Patroli. Tahun 2007 menjabat KBO Lantas, dilanjutkan sebagai Kanit Regident pada 2008. Dua tahun kemudian, ia dipercaya menjadi Kapolsek Tomohon Selatan sebelum bergeser menjadi Kanit 2 Subdit Bingakkum Ditlantas pada 2011.
Kariernya terus berkembang. Pada 2013 Anton dipercaya menjadi Kasat Lantas Polres Singkawang dan mengemban jabatan tersebut selama sekitar tiga tahun. Tahun 2016 ia menjabat Kasubbag Anev Ditlantas Polda Kalimantan Barat, kemudian pada 2017 menjadi Kasat Lantas Polres Sintang. Oktober 2018, ia dipercaya sebagai Kapolsek Pontianak Selatan.
Memasuki 2020, Anton menjabat Kasidikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Kalimantan Barat. Sekitar satu tahun kemudian, tepatnya Oktober 2021, ia dipercaya menjadi Wakapolres Mempawah selama kurang lebih enam bulan sebelum dimutasi menjadi Wakapolres Ketapang pada April 2022. Jabatan itu diembannya hingga mengikuti pendidikan Sespimmen Polri pada 2023.
Usai menyelesaikan pendidikan Sespimmen, Anton sempat menjabat Analis Kebijakan Pertama Bidang Watpers Ro SDM Polda Kalimantan Barat sebelum dimutasi ke Polda Kalimantan Utara pada Oktober 2023 sebagai Kasubdit Kamsel Ditlantas. Sekitar setahun kemudian ia dipercaya menjadi Kasubdit Regident, lalu pada Juli 2025 menjabat Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kalimantan Utara hingga akhirnya dipromosikan sebagai Kapolres Malinau.
Rekam Jejak Singkat AKBP M. Anton Satriadi
• 2005: Lulus Akademi Kepolisian (Akpol).
• 2006–2008: Mengawali karier di fungsi lalu lintas sebagai Kepala SPK, Kanit Patroli, KBO Lantas, hingga Kanit Regident.
• 2010–2011: Menjabat Kapolsek Tomohon Selatan sebelum bertugas sebagai Kanit 2 Subdit Bingakkum Ditlantas.
• 2013–2016: Kasat Lantas Polres Singkawang.
• 2016–2017: Kasubbag Anev Ditlantas Polda Kalimantan Barat.
• 2017–2018: Kasat Lantas Polres Sintang.
• Oktober 2018–Mei 2020: Kapolsek Pontianak Selatan.
• Mei 2020–Oktober 2021: Kasidikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Kalimantan Barat.
• Oktober 2021–April 2022: Wakapolres Mempawah.
• April 2022–Juni 2023: Wakapolres Ketapang.
• Juni–Desember 2023: Analis Kebijakan Pertama Bidang Watpers Ro SDM Polda Kalimantan Barat usai mengikuti Sespimmen Polri.
• Oktober 2023–September 2024: Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kalimantan Utara.
• September 2024–Juli 2025: Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kalimantan Utara.
• Juli 2025–Juli 2026: Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kalimantan Utara.
• Agustus 2026: Resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Malinau.

Fokus Awal Memimpin Polres Malinau
Memulai kepemimpinannya di Bumi Intimung, Anton memilih tidak terburu-buru meluncurkan program baru. Langkah pertama yang ditempuh adalah melakukan audit kesehatan organisasi untuk memetakan kondisi internal Polres Malinau sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperkuat.
“Untuk kedatangan saya pertama ini, kita melakukan audit kesehatan organisasi dulu. Nanti terkait pencapaian kinerja, kita cari celah mana yang kurang untuk kita optimalkan,” ujarnya.
Menurut Anton, seluruh program yang akan dijalankan tetap mengacu pada kebijakan pimpinan Polri dan hasil evaluasi organisasi. Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Malinau, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat sebagai modal menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di institusi Polri, terutama di bidang lalu lintas dan manajemen kepolisian, Anton kini mengemban tanggung jawab memimpin Polres Malinau sekaligus melanjutkan upaya memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat di Kabupaten Malinau.

Andin Eka Mulandari – Lulusan Ekonomi Unhas yang udah 5 tahun membedah data APBD, harga BBM, dan subsidi transportasi. Andin percaya berita ekonomi nggak harus kaku—bisa santai tapi tetap berbobot. Follow dia buat update kebijakan fiskal ala anak ekonomi!





