MalinauTerkini.com – Warga RT 09 Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, dikejutkan oleh kemunculan ular piton berukuran masif di area peternakan ayam petelur pada Rabu (7/10/2026) dini hari.
Hewan melata dengan estimasi panjang lima meter tersebut pertama kali disadari keberadaannya oleh anak buah kandang (ABK) yang tengah bekerja memeriksa ternak sekitar pukul 01.30 WITA.
Kabid Pemadam, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Malinau, Rury Ahmad Sururie menerangkan, pelapor sekaligus pemilik kandang, Doni, langsung mendatangi pos komando untuk meminta evakuasi cepat.
“Pemilik kandang datang langsung melapor ke sektor induk begitu tahu ada ular masuk. Tim rescue langsung bergerak menuju lokasi di seberang asrama polisi,” ujar Rury.
Setibanya regu penyelamat di area peternakan, reptil pembelit tersebut ditemukan melingkar di atas jenang kayu atap kandang.
Mengantisipasi serangan tiba-tiba, tim rescue menggunakan tongkat penjepit khusus untuk menarik tubuh ular dari struktur atap sebelum mengamankannya di area terbuka.
Operasi evakuasi tuntas dalam waktu 30 menit tanpa ada ternak ayam yang sempat dimangsa.
Besarnya lingkar tubuh reptil yang menyerupai paha orang dewasa membuat proses pembentangan ular di lokasi harus dibantu lima orang sekaligus.
Rury mengimbau masyarakat, khususnya peternak, agar segera mengontak nomor darurat Damkar jika melihat satwa liar berukuran besar di sekitar permukiman.
“Petugas kami siaga penuh menangani evakuasi semacam ini dan layanannya gratis,” tutur Rury.

