MalinauTerkini.com– Persiapan menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah atau Kurban Malinau 2026 telah memasuki tahap akhir. Pemerintah Kabupaten Malinau terus menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan masyarakat meski di tengah pemangkasan anggaran yang besar pada tahun ini. Hal ini terlihat nyata dari keseriusan panitia dan pemerintah dalam menyalurkan hewan kurban kepada warga setempat.
Komitmen Anggaran Hewan Kurban Malinau 2026
Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu hadir di tengah masyarakat melalui penguatan nilai sosial dan spiritual.
“Pada tahun-tahun sebelumnya, anggaran untuk pengadaan hewan kurban biasanya berkisar di angka Rp500 juta. Namun, berkat komitmen kuat dari pimpinan daerah, anggaran pada tahun ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” ujar Jakaria.
Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Malinau, Dedi Heriyanto, melaporkan bahwa total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp1.061.000.000. Dana yang bersumber dari APBD Pemerintah Kabupaten Malinau tahun 2026 ini sepenuhnya dikelola oleh pengurus PHBI. Kenaikan anggaran fantastis ini telah disetujui oleh tim Banggar demi memastikan kelancaran ibadah kurban.
Alasan di Balik Naiknya Harga Sapi Kurban
Peningkatan alokasi dana miliaran rupiah tersebut tentu didasari oleh alasan yang mendesak di lapangan. Harga sapi kurban tahun ini dilaporkan cukup tinggi hingga menyentuh angka lebih dari Rp30 juta per ekor. Padahal pada tahun sebelumnya, panitia sudah bisa mendapatkan hewan kurban dengan dana sekitar Rp20 juta hingga Rp25 juta.
Kondisi harga yang melambung ini membuat PHBI dan pemerintah daerah harus segera menyesuaikan anggaran. Meskipun terdapat keterbatasan dana, kebijakan penambahan anggaran ini menjadi bukti nyata kepedulian para pimpinan daerah Malinau.
Rincian Distribusi 43 Hewan Kurban Malinau 2026
Total hewan kurban yang berhasil disiapkan oleh pengurus PHBI pada tahun ini berjumlah 43 ekor sapi. Dari keseluruhan jumlah tersebut, sebanyak 38 ekor sapi akan didistribusikan langsung ke berbagai masjid di Malinau. Selain itu, ada kebijakan khusus yang memberikan alokasi hewan kurban kepada dua musala.
Satu ekor sapi secara khusus disiapkan untuk rumah dinas wakil bupati. Selanjutnya, dua ekor sapi lainnya diperuntukkan bagi kantor bupati Kabupaten Malinau. Terdapat pula satu ekor hewan kurban istimewa yang berasal dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Hewan kurban bantuan dari presiden tersebut diamanahkan kepada Masjid Wahdatul Islam Kluwih berdasarkan hasil undian tahun ini. Penyerahan sapi kurban dari presiden dan pemerintah daerah dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima.

Kebijakan Khusus Penyaluran untuk Musala
Penyaluran hewan kurban pada tahun ini memang difokuskan secara utama untuk masjid-masjid besar. Namun, ada pertimbangan khusus yang membuat dua musala juga berhak menerima bantuan hewan kurban. Musala yang berlokasi di RT 12 Malinau Hulu mendapatkan prioritas karena kawasan tersebut memiliki penduduk yang sangat padat.
Satu musala lainnya yang berada di RT 14 juga mendapatkan alokasi berdasarkan usulan langsung dari bupati. Keputusan ini diambil karena Masjid An-Nur dirasa sudah hampir tidak mampu melayani warga secara maksimal di lingkungan tersebut. Pemerintah berharap pada tahun depan akan ada lebih banyak anggaran agar seluruh musala bisa terlayani.
Instruksi Takbiran Keliling bagi Penerima Kurban
Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PHBI Malinau memberikan instruksi khusus kepada para penerima. Seluruh pengurus masjid dan musala yang mendapatkan hewan kurban diwajibkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan takbiran keliling. Acara pawai keliling ini sangat penting untuk memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat Malinau.
Kegiatan takbiran keliling ini dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, tanggal 26 Mei 2026. Acara akan dimulai tepat pada pukul 20:00 WITA dengan mengambil titik kumpul di Masjid At-Taqwa, Malinau Seberang. Perayaan ini diharapkan mampu menumbuhkan nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian sosial yang mendalam.

Maya adalah jurnalis MalinauTerkini.com yang meliput isu-isu pemerintahan, kecelakaan lalu lintas, layanan publik, dan dinamika sosial masyarakat di Malinau, Kalimantan Utara. Sejak bergabung pada 2022, ia aktif melakukan peliputan langsung dari lapangan dan menyajikan laporan yang akurat serta terverifikasi.